Tiket Glamping Lakeside dan Siru patengan berapaya? dan ada apa saja wahana didalamnya? yuk baca artikelnya ya guys 👌🏻
Nikmati liburan yang tak terlupakan di Situ Patenngan dan Glamping Lakeside Ciwidey, tempat di mana keindahan alam dan kenyamanan bertemu dalam satu tempat. Anda juga dimanjakan dengan spot terbaik yaitu Jembatan Pinisi Berlokasi di tepi danau patenggang Rancabali , Glamping Lakeside menawarkan pengalaman berkemah yang mewah dengan akomodasi yang nyaman dan fasilitas modern. Rasakan kehangatan api unggun di malam hari sambil menikmati pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan. Dengan berbagai kegiatan outdoor dan udara segar pegunungan,Glamping Lakeside Ciwidey adalah tempat ideal untuk melarikan diri dari kesibukan kota dan menikmati kedamaian alam.
Glamping Lakeside Situ patenngan Ciwidey
membawa Anda ke pengalaman liburan yang luar biasa di tengah alam yang indah. Dengan tiket ini, Anda dapat menikmati kemewahan berkemah (glamping) sambil menikmati keindahan dan ketenangan danau Ciwidey.
Dengan tiket ini
Anda akan memiliki akses ke tenda-tenda yang nyaman dan dilengkapi dengan fasilitas modern. Tersedia berbagai tipe tenda yang bisa Anda pilih sesuai dengan preferensi Anda. Tenda-tenda tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan seperti di hotel, dengan tempat tidur yang nyaman dan dekorasi yang menarik.
Selain itu, tiket ini memberikan akses eksklusif ke fasilitas-fasilitas di Glamping Lakeside Ciwidey, seperti restoran yang menyajikan makanan lezat dengan pemandangan danau yang menakjubkan. Anda juga dapat menikmati kegiatan outdoor, seperti berjalan-jalan di sekitar danau, bersepeda, atau bahkan bersantai di tepi danau sambil menikmati keindahan alam sekitarnya.
Glamping Lakeside Ciwidey
Anda tidak hanya mendapatkan tempat menginap yang nyaman, tetapi juga pengalaman liburan yang tak terlupakan di tengah keindahan alam Ciwidey.
Tiket Glamping Lakeside Ciwidey

HTM Glamping lakeside : Rp 50.000 /orang
Danau / Situ Patengan dengan keindahan alamya dan pulau asmara yang Melegenda. Disinilah dipertemukannya Raden Kiansantang dan Dewi Renngganis yang telah lama terpisah.


